المشاركات

ILMU SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 Bina’ Mahmuz adalah Kalimah yang asal huruf-hurufnya ada Huruf Hamzah. Apabila posisi Huruf Hamzah menempati Fa’ Fi’il, maka dinamakan Bina’ Mahmuz Fa’[1] Contoh: أَمَلَ Apabila Huruf Hamzah berada pada ‘Ain Fi’il, dinamakan Bina’ Mahmuz ‘Ain. Contoh: سَأَلَ Apabila Huruf Hamzah menempat posisi Lam Fi’il, maka disebut Bina’ Mahmuz Lam. Contoh: قَرَأَ Perlu diingat: Pengertian Huruf Hamzah, termasuk juga Alif yang mempunyai Harakah/syakal. Artinya, setiap Alif yang diberi Harakat, menurut Ahli Nahwu juga dinamakan Hamzah[1]. Bentuk Bina’ pada Fi’il Ruba’i (Kalimah Asal empat huruf), hanya ada dua bentuk Bina’, yaitu Bina’ Shahih dan Bina’ Mudho’af.[1] Sama seperti fi'il lain nya ia juga bisa dirubah menjadi pola yang bermacam-macam sehingga menghasilkan makna yang beragam sesuai yang diinginkan  Sebagai contoh : Bahasa Arab: فعل ماضي) adalah kata kerja yang menunjukkan peristiwa di masa lalu. Dalam beberapa situasi, fi'il madi juga bisa menyatakan makna mustaqbal yaitu keteran...

ILMU SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 بِنَاءُ اللَّفِيْفُ الْمَفْرُوْقِ Pengertian Bina’ Lafif Mafruq ialah kalimah yang dua huruf asalnya terpisah (huruf ‘ilat sebagai fa’ dan lam fi’ilnya. Dinamakan Bina’ Lafif Mafruq karena dua huruf ‘ilat yang bersamaan tersebut terpisah oleh huruf shohih. Contoh : وَقَى : telah Takut  - اَصْلُهُ وَقَيَ قُلِبَتِ اللاَّمُ اَلِفًا لِلتَّعَذُّرِ فَصَارَ - Asal usulnya adalah: وَقَيَ lam diubah menjadi alif karena tingkat kesulitannya, sehingga menjadi, - يَقِيْ : sedang atau akan Takut  - اَصْلُهُ يَوْقِيُ حُذِفَتِ الْفَاءُ ثُمَّ سُكِنَتِ اللاَّمُ لِلثِّقَلِ فَصَارَ - Asalnya ( akar katanya ) adalah : يَوْقِيُ Huruf fa' fi'il nya dibuang kemudian huruf lam fi'il nya Disukunkan karena berat diucapkan oleh lidah orang Arab maka jadilah , - وِقْيًا : Ketakutan  - فَهُوَ وَاقٍ : Yang Takut  - اَصْلُهُ وَاقِيُّ حُذِفَتِ اللاَّمُ لِلثِّقَلِ فَصَارَ Asal nya adalah وَاقِيٌ Huruf lam fi'il nya di buang karena sulit diungkapkan oleh lidah orang Arab  Maka jadilah, - و...

ILMU SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 بِنَاءُ اللَّفِيْفُ الْمَقْرُوْنَ Pengertian Bina Lafif Maqrun ialah : kalimat yang dua huruf asalnya terkumpul dan tidak terpisah ( huruf 'Illat sebagai 'Ain dan Lam Fi'il nya . Dinamakan Bina Lafif Maqrun karena dua huruf 'Illat yang bersamaan tersebut tidak terpisah oleh huruf Shahih Contoh : رَوَى : telah Berbicara  - اَصْلُهُ رَوَيَ قُلِبَتِ اللاَّمُ اَلِفًا لِلتَّعَذُّرِ فَصَارَ - Akar (Asal-usulnya) adalah رَوَيَ Huruf Lam Fi'il nya ditukar dengan Alif karena udzur ( karena tidak bisa di ucapkan oleh lidah Orang Arab ) Hingga menjadi. - يَرْوِيْ : Sedang atau akan Berbicara  - اَصْلُهُ يَرْوِيُ سُكِنَتِ اللاَّمُ لِلثِّقَلِ فَصَارَ - Akar (Asal-usulnya) adalah : يَرْوِيُ Disukunkan Lam Fi'il nya karena berat diucapkan oleh lidah Orang Arab hingga menjadi. - رَيًّا : Pembicaraan  - اَصْلُهُ رَوْيًا قُلِبَتِ الْعَيْنُ يَاءً ثُمَّ اُدْغِمَتِ الْيَاءُ فِي اللاَّمُ فَصَارَ - Akar (Asal-usulnya) adalah : رَوْيًا Huruf 'Ain Fi'ilnya ditukar dengan Ya...

ILMU SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 Macam-macam Kalimah Bina’ Naqis adalah: Apabila Lam Fi’il nya berupa huruf illah. Jika huruf illat nya wau, dinamakan Bina’ Naqish Wawi  Dan bilamana Huruf Illat nya dari Huruf Ya’, disebut Bina’ Naqish Ya’i contohnya: رَمَى : Telah Melempar  - اَصْلُهُ رَمَيَ قُلِبَتِ اللاَّمُ اَلِفًا لِلتَّعَذُّرِ فَصَارَ - Asal usul nya adalah رَمَيَ Lam Fi'il nya ditukar dengan Alif karena udzur ( tidak bisa di ucapkan)  maka jadilah. - يَرْمِى : Sedang Melempar  - اَصْلُهُ يَرْمِيُ سُكِنَتِ اللاَّمُ لِلثِّقَلِ فَصَارَ - Asal usul nya adalah يَرْمِيُ disukunkan Lam Fi'il nya karena berat untuk diucapkan maka jadilah. - رَمْيًا : Lemparan  - فَهُوَ رَامٍ Yang Melempar  - اَصْلُهُ رَامِيٌ حُذِفَتِ اللاَّمُ لِلثِّقَلَ  - فَصَارَ - Asal usul nya adalah رَامِيٌ dibuang huruf Lam Fi'il nya karena berat untuk diucapkan maka jadilah. - وَذَاكَ مَرْمِيٌّ Yang Dilempar  - اَصْلُهُ مَرْمُوْيٌ قُلِبَتْ وَاوُ الْمَفْعُوْلِ يَاءً ثُمَّ كُسِرَتِ الْعَيْنُ لِاقْتِضَاءِ ...

ILMU SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 بِنَاءُ الْجَوْفِ Pengertian  Kalimah bentuk Bina’ Ajwaf adalah Kalimah yang ‘Ain Fiil nya berupa huruf ‘illah. Bilamana pada Ain Fi’ilnya berupa Harf ‘Illah Wau (و) maka dinamakan: Bina Ajwaf wawiy contohnya: قَالَ : telah berkata  اَصْلُهُ قَوَلَ قُلِبَتِ الْعَيْنُ اَلِفًافَصَارَ ”Asal usulnya adalah قَوَلَ “ ditukar huruf 'Ain Fi'ilnya dengan alif  maka jadilah …”قَالَ dan begitulah selanjutnya  يَقُوْلُ sedang atau akan berkata اَصْلُهُ يَقْوُلُ نُقِلَتْ ضَمَّةُ الْعَيْنِ اِلَى الْفَاءِ وَبَقِيَتْ نَفْسُهَا سَاكِنَةٌ فَصَارَ Asal usulnya adalah bahwa harakat damma dari ‘ayn dipindahkan ke fa’ dan huruf itu sendiri tetap diam(sukun, sehingga menjadi. قَوْلاً : perkataan   فَهُوَ قَائِلٌ : Yang Berkata, اَصِلُهُ قَاوِلٌ قُلِبَتِ الْعَيْنُ هَمْزَةً فَصَارَ Asal-usul nya adalah قَاوِلٌ  dialihkan 'Ain Fi'ilnya ke Hamzah maka jadilah. وَ ذَاكَ مَقُوْلٌ : Yang dikatakan, اَصْلُهُ مَقْوُوْلٌ نُقِلَتْ ضَمَّةُ الْعَيْنِ اِلَى الْفَاءِ ثُمَّ حُذِفَتْ و...

KITAB SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 Bina’ Mitsal adalah Kalimah yang fa’ fiilnya berupa Huruf ‘Illat. Bina' Mitsal ada 2 yaitu Bina’ Mitsal Wawi dan Bina’ Mitsal Ya'i. Kita bahas Bina Mitsal yang pertama yaitu : بِنَاءُ  الْمِثَالِ الْوَاوِ : Bina Mitsal Wawi adalah kalimat yang fa' Fi'ilnya berupa huruf 'Illat Waw contoh  Fi'il Madhi وَعَدَ : Berjanji , Fi'il Mudhari' nya يَعِدَ  أَصْلُهُ يَوْعِدُ حَذِفَتِ الْفَاءُ فَصَارَ  يَعِدُ Asalnya adalah يَوْعِدُ dibuang huruf Fa' Nya maka jadilah يَعِدُ : sedang atau akan berjanji  Bentuk Isim Mashdar nya adalah وَعْدًا = Perjanjian  Bentuk Isim Fi'ilnya adalah فَهُوَ وَاعِدٌ : Yang berjanji  Bentuk Isim Maf'ul nya adalah وَ ذَاكَ مَوْعُوْدٌ : Yang Dijanjikan,  Bentuk Fi'il Amar nya adalah عِدْ : Berjanjilah  أَصْلُهُ اِوْعِدْحُذِفَتِ الْفَاءُ وَ الْهَمْزَةُ فَصَارَ  Asalnya adalah إِوْعِدْ Huruf Fa' Fi'il yang berupa huruf 'Illat Waw Dan Huruf Hamzah Washal nya dibuang maka jadilah عِدْ, Bentuk Fi'il Nahi nya ada...

KITAB SHARAF KARANGAN SYEIKH GHALAF

 بِنَاءُ الْمُضَاعَفِ yaitu kata kerja yang mempunyai huruf dobel  Contoh : مَدَّ : memanjangkan  اَصْلُهُ مَدَدَ سُكِنَتِ الْعَيْنُ ثُمَّ اُدْغِمَتْ نَفْسُهَا فِى اللاَّمِ فَصَارَ  Asalnya adalah مَدَدَdisukunkan عَيْن fi'ilnya  kemudian dimasukkan pada huruf sejenis ke dalam لام fi'il maka jadilah مَدَّ يَمُدُّ : sedang memanjangkan  اَصْلُهُ يَمْدُدُ نُقِلَتْ ضَمَّةُ الْعَيْنِ  اِلَى الْفَاءِ ثُمَّ اُدْغِمَتْ نَفْسُهَا فِى اللاَّمِ فَصَارَ  Asalnya adalah يَمْدُدُ dipindahkan ضَمَّةٌ عين fi'ilnya ke Fa Fi'il kemudian dimasukkan ke dalam huruf sejenis ke dalam لام maka jadilah يَمُدُّ مَدًّا : kepanjangan اَصْلُهُ مَدْدًا اُدْغِمَتِ الْعَيْنُ فِي اللاَّمِ فَصَارَ  Asalnya adalah مَدْدًا dimasukkan عين fi'ilnya ke dalam لام maka jadilah مَدًّا فَهُوَ مَآدٌّ : yang memanjangkan اَصْلُهُ مَادِدٌ سُكِنَتِ الْعَيْنُ ثُمَّ اُدْغِمَتْ نَفْسُهَا فِى اللاَّمِ فَصَارَ  Asalnya adalah مَادِدٌ disukunkan عين fi'ilnya kemudian dimasukkan ke dalam h...